Pesona Andaliman, Rempah Khas Danau Toba

Posted by

Oleh Atika Sumarsono

Ada banyak cerita menarik dibalik sepiring nasi goreng bumbu tombur racikan Rahung Nasution. Bukan hanya cerita sang koki dan nasi goreng lezat racikannya, tapi juga cerita mengenai para bumbu, rempah dan bahan-bahan lainnya. Namun yang paling menarik perhatian saya adalah cerita mengenai Andaliman, si rempah unik dari Danau Toba.

Oleh-oleh khas Geopark Kaldera Toba

Andaliman segar berbentuk bulat kecil dan berwarna hijau. Setelah dikeringkan andaliman akan berwarna  hitam dan sekilas tampak seperti lada hitam namun bulirannya lebih kecil bergerombol dan saling bersambungan oleh ranting-ranting kecil. Rasa pedasnya juga berbeda dengan lada hitam ataupun putih, andaliman mempunyai rasa pedas menggigit yang membuat lidah dan bibir sedikit terasa kebas.

Andaliman sering juga disebut sebagai merica Batak karena banyak digunakan dalam masakan khas Batak seperti arsik, naniura atau mie gomak. Rempah endemik dari Sumatera Utara ini juga masih berkerabat dengan Sichuan pepper dari Cina dan Sansho pepper dari Jepang, tapi sayangnnya Andaliman masih belum sepopuler seperti kedua saudaranya itu. Untuk mendapatkannya pun masih sulit, saya sampai harus memesan langsung kepada teman yang sedang berlibur ke Medan.Video Player00:0001:29

Related article

Popcorn andaliman- delicious and spicy hommemade popcorn with andaliman
Red Rice Salad- red rice & tofu salad with andaliman pepper dressing

Rempah Andaliman Talkshow

Agar andaliman lebih dikenal oleh masyarakat luas maka  pada tanggal 6 April lalu Yayasan Doktor Sjahrirmengadakan acara talkshow yang bertajuk Andaliman Citarasa Danau Toba. Acara yang diselenggarakan di Almond Zucchini Cooking Studio ini dihadiri oleh blogger dari beberapa komunitas, media dan juga pengamat dan pencinta kuliner.

Ir. Murni Titi Resdiana MBA & Amril Taufik Gobel

Hadir sebagai pembicara adalah Pak Marandus Sirait (Taman Eden 100), Dr.Wan Hidayati Msi (Dinas Pariwisata & Kebudayaan Provinsi Sumatera Utara), Ir. Murni Titi Resdiana MBA (Kantor Utusan Khusus Presiden Bidang Perubahan Iklim), Dr. Amanda Katili dari Omar Niode Foundation dan Amril Taufik Gobel sebagai moderator.

Dr.Wan Hidayati Msi

Dr. Amanda Katili Niode & Pak Marandus Sirait

Yayasan Doktor Sjahrir didirkan untuk meneruskan misi sosial almarhum Dr Sjahrir. Lembaga nirlaba yang bergerak dibidang pendidikan, kesehatan masyarakat dan lingkungan hidup ini telah beberapa kali mengadakan acara talkshow yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pelestarian hutan dan lingkungan hidup. Kali ini Yayasan Doktor Sjahrir ingin mengangkat citra andaliman dan memperkenalkan kepada masyarakat luas.

Selain berfungsi sebagai bumbu masakan, andaliman juga dapat digunakan sebagai pengawet makanan alami karena mengandung senyawa yang dapat menghambat oksidasi dalam makanan. Juga  mempunyai beberapa manfaat untuk kesehatan diantaranya sebagai antioksidan alami, menyembuhkan sakit gigi dan juga dapat menambah nafsu makan.

Andaliman kering & Andaliman bubuk

Andaliman & Ekonomi Kreatif Masyarakat Danau Toba

Pelestarian andaliman juga dapat bermanfaat untuk meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat, terutama bagi kaum wanita. Selain dipasarkan sebagai bumbu masak, andaliman juga dapat diolah menjadi berbagai macam cemilan dan oleh-oleh khas Danau Toba.

Berbicara mengenai Andaliman sulit rasanya jika kita tidak menyebut nama Pak Marandus Sirait. Peraih Piala Kalpataru (Perintis Lingkungan) dari Presiden Republik Indonesia tahun 2005 ini berperan besar dalam melestarikan dan mengembangkan produk-produk yang berbahan dasar andaliman.

Pada acara talkshow kemarin Pak Marandus Sirait sempat membawa beberapa produk khas Danau Toba yang menggunakan andaliman. Produk-produk tersebut yaitu:

  • Sambal Andaliman – sambal siap santap ini cocok dihidangkan sebagai pelengkap makanan, cocolan kerupuk ataupun dipergunakan sebagai tambahan bumbu masakan.
  • Sasagun rasa Andaliman – makanan khas yang terbuat dari tepung beras dan kelapa parut sangrai yang biasanya hanya berasa manis kini menjadi lebih unik dengan tambahan rempah andaliman,
  • Kacang Telur Andaliman – berbeda dengan kacang telur yang pada umumnya produk khas Danau Toba ini sedikit berasa manis dengan aftertaste pedas dan getir.
  • Kacang  Tojen Andaliman – kacang tanah goreng yang gurih menjadi lebih lezat dengan tambahan bumbu dan rempah seperti andaliman bubuk, bawang putih dan rajangan daun seledri.
  • Bandrek Andaliman – tambahan andaliman membuat minuman ini menjadi beraroma khas dengan sensasi menggigit.
  • Keripik Andaliman – keripik gurih berbahan dasar tepung terigu ini sangat cocok untuk dijadikan cemilan teman nonton tv.

Andaliman kering, keripik andaliman & sambal andaliman

Kacang telur andaliman

Icip-icip & Demo Masak Berempah Andaliman

Selesai acara talkshow kami beranjak ke area dapur Almond Zucchini untuk melihat demo masak menggunakan rempah andaliman. Sesi memasak ini dipandu oleh Rahung Nasution, seorang praktisi kuliner yang dikenal dengan sebutan koki gadungan. Kali ini ada 2 menu yang didemokan oleh Rahung Nasution, yaitu Nasi Goreng Bumbu Tombur dan Satai Ikan Bumbu Andaliman.

Sesi demo masak

Rahung Nasution & Nasi Goreng Tombur

Makanan pertama yang dimasak adalah Nasi Goreng Bumbu Tombur. Nasi goreng ini terinspirasi dari masakan khas Batak Toba yaitu ikan natinombur. Ikan natinombur sendiri adalah ikan bakar (biasanya ikan mujair atau mas) yang dibakar dan dihidangkan dengan sambal tombur yang pedas menggigit. Kali ini Rahung Nasution menyulap bumbu tombur itu menjadi nasi goreng yang lezat.

Walaupun terkesan sederhana karena hanya menggunakan bumbu dasar seperti bawang merah, bawang putih, cabai dan kemiri tapi penambahan andaliman membuat masakan ini menjadi istimewa dan mempunyai rasa khas yang sulit untuk dilupakan. Nasi goreng hangat dengan rasa khas rempah andaliman berpadu dengan irisan tipis kecombrang dan ikan teri yang gurih membuat saya sulit untuk berhenti makan.

Bumbu tombur & satai ikan bumbu andaliman

Menu selanjutnya adalah satai ikan bumbu andaliman. Bumbu dasar yang digunakan untuk satai ikan ini hampir sama dengan bumbu yang digunakan untuk nasi goreng, tapi kali ini bumbu yang telah dihaluskan dicampur dengan cincangan ikan putih. Setelah tercampur rata dengan bumbu, adonan ikan kemudian dililitkan ke batang serai yang telah dibersihkan. Aroma wangi seketika menyerbak memenuhi ruangan membuat para peserta tak sabar untuk menikmati hidangan makan siang yang telah tersedia.

Chicken Tandoori with Sambal Andaliman

Manisan & Anyang andaliman

Selain kedua makanan diatas ada banyak lagi hidangan yang tersedia dan hampir semuanya menggunakan andaliman. Ada makanan  tradisional Indonesia seperti anyang andaliman, roti jala dan kari dan rempeyek andaliman. Selain itu ada juga makanan international seperti spaghetti bolognaise andaliman, chicken tandoori with sambal andaliman, black pepper & andaliman tofu.

Bukan hanya makanan berat ada juga cooler drink dan chocolate chips cookies dengan semburat rasa pedas khas andaliman.  Walaupun biasanya hanya digunakan untuk makanan yang bercitarasa gurih, ternyata andaliman juga cocok ditambahkan untuk cookies dan minuman dingin.

Setelah mencicipi makanan yang menggunakan andaliman dan mengetahui cerita dibalik andaliman, saya akhirnya mengerti kenapa masyarakat Batak begitu mencintai andaliman. Rasanya yang unik dan khasiatnya bagi kesehatan tidak berlebihan rasanya jika kita menjadikan andaliman sebagai rempah andalan Indonesia.

Peyek andaliman & cooler drink andaliman

Chocolate cookies with andaliman spices

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *