Andaliman Khas Danau Toba

Posted by

Oleh Wijayakusumah

Sabtu (6/4/2019) pagi ini saya ikut acara kumpul dan bincang blogger. Acara ini dimulai pukul.9.00 wib, Omjay mengikuti acara Andaliman Talkshow dengan tema REMPAH ANDALIMAN  di Almond Zucchini Cooking Studio, Jakarta, yang diselenggarakan oleh yayasan doktor sjahrir.

Wow antusiasme yang tinggi dari para peserta diskusi Rempah Andaliman sungguh luar biasa. Andaliman memang memikat dan menggoda untuk diketahui publik. Perlu anda ketahui, Andaliman merupakan rempah-rempah utama di dalam makanan masyarakat Batak campur melayu. Orang bilang merica batak. Bumbu yang membuat tubuh terasa hangat. Di pasar Senen Jakarta Pusat banyak yang jual merica andaliman dengan harga 10 ribu juga dapat anda beli.

Tanaman Andaliman bisa mengatasi era pemanasan global dengan tanaman lokal. Tanaman Andaliman dan turunannya bisa berkontribusi dalam isu perubahan iklim, kata Ir. Murni Titi Resdiana, MBA (Kantor Utusan Khusus Presiden Bidang Pengendalian Iklim).

Semua makanan di danau toba biasa disajikan untuk upacara adat “Tasak Telu” yang bisa dimasak pakai minyak goreng atau tanpa minyak goreng. Omjay jadi tertarik untuk mencobanya. Katanya sangat bagus buat kesehatan manusia. Tasak telu dulunya adalah salah satu makanan yang  sangat populer sebagai makanan yang disajikan saat pertemuan suci.

Nah pada acara talkshow hari ini, selain membahas apa itu Andaliman, ada disajikan hidangan-hidangan yang menggunakan rempah andaliman seperti sambal atau membuat nasi goreng yang inovatif dan kreatif. Rasanya membuat lidah bergoyang dan bergetar cetar membahana githu. Ada  336 masakan menggunakan bumbu andaliman.

Icip-icip serta bincang blogger ini dibuka oleh Ibu Amanda Katili Niode mewakili Yayasan DR Sjahrir sebagai penyelenggara dengan penuh kegembiraan. Acara di mulai dengan sambutan hangat dari blogger kolonial, daeng Amril Taufik Gobel.

Produk dari bahan Andaliman sudah go internasional kata ibu Amanda. Hal ini dibuktikan saat pameran di luar negeri, hidangan cepat habis di acara Indonesian Night, Davo. Ide berawal dari mempromosikan tahu Kediri, dan sekarang andaliman danau toba di dunia internasional

Dr. Wan Hidayati, Msi (Kepala Dinas Pariwisata & Kebudayaan Provinsi Sumut) berbagi cerita tentang historical Toba Caldera Geopark : ada 5 super yang bisa mengangkat daerah Danau Toba. Blogger terpilih akan diajak melihat langsung. Kami senang sekali mendengarnya.

Ada satu sosok petani diajak ikut dalam acara ini. Inilah tokoh yang telah berdidikasi untuk pencitraan andaliman , Bapak Marandus Sirait . Pak Marandus Sirait dari Taman Eden & pemenang Kalpataru tahun 2005 menjelaskan mengenai khasiat rempah andaliman.

Bapak Marandus Sirait, pemilik taman Eden di Sumut. Menjual medali emas demi menanam pohon Andaliman. Nyaris semua penghargaan pernah diraih Marandus. Salah satunya tahun 2005 penghargaan dari Presiden Jokowi. Berbagai penghargaan sudah beliau raih, kecuali penghargaan kepala desa, seloroh Marandus.

omjay dan pak marandus sirait

Penuturan yang jenaka dari bapak ini. “Merawat pohon Andaliman susah-susah gampang. Pohon ini anti kimia, dan harus ada pohon lain sebagai penaungnya,” ucap Pak Marandus Sirait. Tanaman seperti rempah andaliman hanya tumbuh di ketinggian 1100 meter dan hanya ada di danau Toba.

Setelah kegiatan diskusi ada acara demo masak. Rahung Nasution & tim dari Almond Zucchini membuat nasi goreng & satai lilit menggunakan #rempah andaliman. Nah demo masak sate ikan yang memakai rempah andaliman, Wow. Berbagai makanan yang menggoda disajikan menggunakan bumbu andaliman Ada yang pernah mencoba bumbu rempah Andaliman?

Kebetulan saya sudah pernah makan ayam dengan bumbu Andaliman, rasanya enakkkkk banget. Juru masak ini akan mendemonstrasikan cara memasak menggunakan olahan biji andaliman,  dalam bentuk bubuk atau biji utuh. Mantap banget nih masaknya di dapur keren. Rempah andaliman memang penambah nafsu makan , menurutku sih andaliman yang tumbuh di sumatra lebih maknyoss dibanding daerah lain beda rasanya.

Bau andaliman cukup tajam dan tidak mudah dilupakan. Di rumah, kerap pakai andaliman untuk bumbu arsik/nurung mas (gulai ikan mas). Rasanya getir dan sedikit pedas. Sebutir kecil #rempahandaliman kalau terus dikunyah bisa bikin mulut jadi kelu dan kebas. Andaliman itu memang hanya ada di sekitar Pulau Samosir Danau Toba karena memang tumbuh di bekas ledakan.

Andaliman jawaban untuk mengurangi emisi, mendukung pembangunan kelanjutan, & meningkatkan ekonomi desa #rempahandaliman. Buah yang kaya antioksidan dan antibiotik ini sangat bangus digunakan sebagai bahan pengawet alami. Aroma andaliman cukup tajam.

Andaliman merupakan rempah2  khas Sumut yang sering digunakan sebagai bumbu pada makanan khas Batak @rempahandaliman. Bagaimana upaya penyebarluasan kuliner halal untuk kawasan danau toba, yang dijadikan satu dari 10 destinasi wisata prioritas.

Andaliman adalah bumbu khas dari tanah batak yg sebelumnya teknologi berkembang di tanah Batak. Bisa dinikmati hidangan ikan/daging yg mentah dgn disebut Dengke Naniura atau Manuk Naniura.Wah ternyata #rempahandaliman bisa dibuat apa saja dan merupakan simbol ekosistem dan peningkatan ekonomi masyarakat

Ir.Murni Titi R, MBA(Ktr Utusan Khusus Presiden Bdg Pengendalian Iklim) menilai produk non kuliner essential oil dari bahan andaliman juga berpotensi, selain kuliner menggunakan andaliman, Selain kulitnya yang digunakan sebagai bumbu masak, buah andaliman juga sering dimanfaatkan untuk kepentingan industri farmasi.

Andaliman tengah dikembangkan menjadi produk unggulan khas Danau Toba dan diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di desa. Semoga dapat terus dikembangkan dan menjadi contoh buat daerah lainnya.

Tags: andaliman 
Category: pendidikan 
You can leave a comment or trackback from your own site.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *